
Tim Gerak Cepat Puskesmas Melaksanakan Kegiatan Skrining Leptospirosis

Suli, 17 September 2025 – Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan serta upaya pencegahan terhadap penyakit menular, Tim Gerak Cepat (TGC) Puskesmas Perawatan Suli melaksanakan kegiatan skrining leptospirosis kepada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas pada Hari Rabu 17 September 2025.
Kegiatan skrining ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini guna mengidentifikasi kemungkinan kasus leptospirosis, khususnya pada kelompok masyarakat yang memiliki faktor risiko tinggi, seperti riwayat kontak dengan genangan air banjir, lingkungan dengan sanitasi kurang memadai, serta paparan terhadap hewan yang berpotensi menjadi pembawa bakteri Leptospira.
Ketua Tim Gerak Cepat (TGC) Puskesmas Perawatan Suli menyampaikan bahwa pelaksanaan skrining ini merupakan bentuk komitmen pelayanan kesehatan dalam menekan angka kesakitan serta mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) leptospirosis di wilayah kerja Puskesmas.
“Melalui kegiatan skrining ini diharapkan kasus dapat ditemukan secara dini sehingga penanganan medis dapat segera diberikan serta risiko penularan di masyarakat dapat diminimalkan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Gerak Cepat melakukan pemeriksaan kesehatan, wawancara terkait faktor risiko, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai tanda dan gejala leptospirosis, antara lain demam mendadak, nyeri otot, sakit kepala, dan mata kemerahan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan alat pelindung diri saat beraktivitas di area berisiko, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada leptospirosis.
Kegiatan skrining berlangsung dengan tertib dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Puskesmas berkomitmen untuk terus melaksanakan pemantauan kesehatan serta edukasi berkelanjutan sebagai upaya perlindungan masyarakat dari penyakit menular.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan leptospirosis semakin meningkat serta tercipta lingkungan yang sehat, aman, dan berdaya guna dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat.
